ESPORTS 88

Esports 88 adalah Berita tentang parah gamers yang memiliki tim pro, dan sponsor dari game Mobile Legends, PUBG, Dota2, AOV,CSGo,Dan Lainnya

ESPORTS 88

Esports 88 adalah Berita tentang parah gamers yang memiliki tim pro, dan sponsor dari game Mobile Legends, PUBG, Dota2, AOV,CSGo,Dan Lainnya

ESPORTS 88

Esports 88 adalah Berita tentang parah gamers yang memiliki tim pro, dan sponsor dari game Mobile Legends, PUBG, Dota2, AOV,CSGo,Dan Lainnya

ESPORTS 88

Esports 88 adalah Berita tentang parah gamers yang memiliki tim pro, dan sponsor dari game Mobile Legends, PUBG, Dota2, AOV,CSGo,Dan Lainnya

ESPORTS 88

Esports 88 adalah Berita tentang parah gamers yang memiliki tim pro, dan sponsor dari game Mobile Legends, PUBG, Dota2, AOV,CSGo,Dan Lainnya

Sunday, 22 September 2019

EVOS Melepas Tiga Punggawa, Termasuk Divisi Dota 2


EVOS Melepas Tiga Punggawa, Termasuk Divisi Dota 2 - Siapa tidak kenal EVOS Esports Dota 2 yang menguasai beraneka kejuaraan serta pesaing ketat regu raksasa lainnya. Tim ini dapat dibilang superstar Dota 2 yang tidak pernah patah semangat dan punya mental kampiun secara matang. Mereka tidak siap mendapatkan kekalahan karena konsentrasi pada kemenangan di tiap perlombaan. Berbeda dengan regu raksasa Dota 2 lainnya yang lebih memperlihatkan skill individu, EVOS Esports malahan lebih mengutamakan taktik.

Prestasi regu ini sudah tidak diragukan lagi dengan segudang renggutan kampiun di beraneka variasi kompetisi. Banyak pemain esports tanah air yang terinspirasi oleh taktik regu ini untuk mendapatkan kemenangan. Bagi EVOS, kemenangan merupakan segalanya walaupun sepatutnya mengorbankan beraneka variasi pengorbanan. Hal itu lah yang diperkirakan publik sebagai penyebab kemajuan EVOS ditimbang regu lainnya.


Pengorbanan yang dikerjakan EVOS untuk mendapatkan kemenangan antara lain dengan cara mengorbankan waktu. Mereka berlatih dengan bermotivasi hingga waktu mereka seolah-olah cuma untuk memperdalam produktivitas regu. Kecuali itu, EVOS juga selalu melowongkan waktu untuk menyaksikan perlombaan lawan sebagai cara pengamatan. Pengamatan yang dikerjakan EVOS terhadap lawannya tidak lain merupakan usaha untuk mencari kelemahan regu yang sedang diamati.

Tim yang punya logo macan menganga ini juga siap bila mereka sepatutnya mengganti roaster untuk mengkoreksi produktivitas. EVOS cukup percaya diri bahwa pemain bintang esports akan berlabuh padanya bila melepas sebagian roasternya. Seperti ketika tiga pemainnya menyatakan selamat tinggal pada EVOS pada tanggal 20 September 2019 kemarin. EVOS tidak demikian itu panik menyikapinya malahan tampak amat hening untuk regu yang ditinggalkan tiga roaster sekalian.

Komunitas Dota 2 yang jadi penggemar setia EVOS sepertinya kaget dengan kepergian Sultandyo Raihan atau EVOS.Mythr. Pemain yang dijuluki Mage beringas ini sudah banyak memberikan sumbang sih bagi EVOS Esports untuk bertanding di beraneka kompetisi. Hebatnya lagi, EVOS.Mythr pernah membawa regu yang dibelanya untuk menjuarai piala ASL season 2 sebagian waktu lalu. Gelar kampiun tersebut melanjutkan kemaha dahsyatan EVOS sebagai superstar tunggal AOV tanah air Indonesia.



Sayangnya, di ASL kemarin Mythr tidak tampak bermain bersama EVOS Esports karena ia memilih untuk vakum setelah ASL season 2. Alasan Myther untuk vakum masih belum dikenal secara valid dan jelas karena memang tidak ada dilema sebelumnya. Banyak pihak yang berasumsi bahwa Mythr berharap melakukan istirahat setelah lelah secara jasmaniah dan mental dalam berkarir. Namun, ada juga yang menyiarkan informasi negatif berasumsi bahwa Mythr memang sudah kurang produktif sebagai anggota EVOS Esports.

Kemudian, si cantik Indah Puspita atau EVOS.Ayse yang jadi pemain EVOS Galaxy divisi Point Blank malahan ikut serta keluar. Alasan Ayse berpisah dari EVOS Galaxy malahan masih simpang siur karena belum ada konfirmasi dari pihak yang bersangkutan. Sangat disayangkan bila Ayse sepatutnya keluar dari EVOS Galaxy karena riwayat prestasinya yang baik. Pasalnya, Ayse pernah membawa EVOS Galaxy menjadi regu tanpa tandingan di PBLC skala nasional sebagian waktu lalu.


Satu lagi pemain hebat yang keluar dari EVOS merupakan Taufik Hidayah yang punya nickname Jiao pada divisi EVOS Mobile Legends. Jiao berpisah dari EVOS karena performa buruk yang sepertinya sudah amat tidak dapat dipertahankan. Sesudah EVOS peroleh formasi terbaiknya di MPL season 4, Jiao malahan sepatutnya mendapatkan keputusan manajemen. Sedangkan, sebelumnya Jiao amat lihai dalam memainkan beraneka variasi hero sebelum datangnya pemain baru yang lebih produktif.

Semoga para pemain yang pernah tergabung dalam EVOS Esports dan sudah keluar, dapat menemui kesuksesan di daerah lain. Baik di divisi EVOS Esports Dota 2, Mobile Legends, atau Point Blank, sepertinya akan tetap berjaya dengan pemain barunya. Namun bagaimana berdasarkan Anda selaku fans berat EVOS Esports mengenai kepergian tiga roaster ini?

TOP GAME :
PUBG
MOBILE LEGENDS
ARENA OF VALOR
DOTA 2 

Saturday, 21 September 2019

Game Mobile Legends Hadirkan Fitur Live Stream!


Game Mobile Legends Hadirkan Fitur Live Stream! - Mobile Legends adalah game yang diciptakan oleh perusahaan asal Tiongkok, adalah Moonton. Mobile Legends adalah game battle 5 vs 5 yang mempunyai genre MOBA. Mobile Legends menjadi salah satu game yang banyak digemari para masyarakat di Indonesia. Semenjak rilis tahun 2016 silam, Game Mobile Legends: Bang Bang senantiasa menghadirkan fitur-fitur yang menarik.

Game esports ciptaan Moonton ini sering kali melaksanakan pembaruan fitur yang akan menambah kenyamanan dan kesenangan sobat gamers dalam memainkan game Mobile Legends ini. Tak heran, apabila fitur terkini dari game ini senantiasa dinantikan oleh para penggemarnya. Lalu, fitur apa yang akan lantas dihadirkan oleh Moonton dalam game Mobile Legends?  


Mobile Legends ciptaan Moonton ini game yang dapat dikatakan produktif bagi para penggemarnya. Karena, game ini sering kali menggelar turnamen dalam skala besar ataupun kecil. Game Mobile Legends ini kapabel memberikan hadiah ataupun penghargaan dengan jumlah yang cukup banyak bagi para pemenangnya. Digemari banyak pihak, maka dari itu para streamer bertanding menghadirkan konten yang berkaitan dengan Mobile Legends.

Tentunya, tujuan mereka adalah untuk mewujudkan uang. Sekarang para streamer tidak perlu ragu lagi. Karena, Moonton akan menghadirkan fitur baru yang memungkinkan para stremers akan bermain sembari menyampaikan tutorial bermainnya. Tentunya fitur ini akan menjamin kelancaran streaming sehingga penggemar yang menonton akan merasa puas. Wujud baru fitur tersebut adalah berupa live stream video ataupun audio.


Moonton menyuarakan bahwa fitur baru tersebut bukan hanya live stream video dan audio saja, melainkan juga akan menghadirkan kolom chat untuk memudahkan para streamer berinteraksi secara lantas dengan penggemarnya yang tengah meniru siaran live stream-nya. Moonton berkeinginan dengan adanya fitur baru tersebut nantinya para streamer tidak hanya membagikan trik dan tips bermain Mobile Legends saja, melainkan Moonton berkeinginan para streamer juga dapat menemukan sahabat-sahabat baru dari kalangan game yang sama. Sehingga dapat terjadi interaksi sosial yang lebih bagus dan menyenangkan.

“Para gamers dari Mobile Legends: Bang Bang pun dapat dengan gampang meregistrasikan dirinya masing-masing untuk menjadi streamer via tab yang ada di dalam game,” seperti yang dikutip dari keterangan sah Moonton. Melainkan, ada prasyarat yang harus dipenuhi oleh para sobat gamers apabila berkeinginan melaksanakan streaming di game Mobile Legends tersebut. Kira-kaprah apa saja ya prasyarat supaya para penggemar Mobile Legends dapat menjadi streamer?


Diinfokan dari oketekno.com, seseorang yang berkeinginan melaksanakan streaming minimal harus mempunyai paling sedikit 20 orang pengikut dan setidaknya sudah mencapai tier Master. Para calon streamer juga harus memainkan minimal 30 match dalam waktu 5 hari dan mempunyai tingkat tren setidaknya mencapai 100. Nah, bagaimana nih anggapan sobat gamers mengenai fitur baru yang akan lantas dihadirkan oleh Moonton? Hmmm…pastinya sobat gamers penggemar Mobile Legends sudah tidak tabah bukan menanti datangnya fitur baru yang akan dihadirkan Moonton tersebut.

TOP GAME :
PUBG
MOBILE LEGENDS
ARENA OF VALOR
DOTA 2 

Thursday, 19 September 2019

Sempat Terseok di MPL S3, RRQ dan EVOS Bangkit di MPL S4!


Sempat Terseok di MPL S3, RRQ dan EVOS Bangkit di MPL S4! - RRQ dan EVOS yaitu dua regu besar yang ada di Indonesia. Sama-sama mempunyai divisi Mobile Legends: Bang Bang, RRQ dan EVOS telah menorehkan berjenis-jenis prestasi yang membanggakan. RRQ sempat menyabet gelar jawara di MPL Season 2. Sementara EVOS menjadi jawara 2 di gelaran hal yang demikian.

Bersumber dari instagram @teamrrq dan @evosesports, sesudah meraih kesuksesan di season kedua MPL, RRQ dan EVOS Esports kembali mengikuti gelaran MPL Season 3 yang diadakan oleh Moonton. Sayangnya, dalam gelaran MPL Season 3 hal yang demikian, dua regu besar yang sebelumnya berjaya patut terseok dalam setiap perlombaan sampai alhasil patut tersingkir lebih permulaan.


Tentunya banyak yang menyayangkan hal hal yang demikian. Apalagi, RRQ dan EVOS memang telah diprediksi bisa meraih peringkat teratas. Namun apa energi, prediksi tinggalah prediksi. Kampiun di MPL Season 3 diraih oleh ONIC Esports sebagai jawara pertama.

Sementara untuk jawara kedua, diraih oleh Louvre Esports. Sejak kekalahan yang berturut-turut di MPL Season 3, RRQ dan EVOS malah melaksanakan perombakan secara besar-besaran dalam timnya. Pada waktu itu diakui oleh AP, bahwa timnya kurang kompak dan ada sebagian dilema internal. Kini, dalam gelaran MPL Season 4 RRQ dan EVOS menonjolkan daya kerja yang baik.



Daya yang baik hal yang demikian membikin mereka perlahan menonjolkan taringnya. RRQ kini berada di peringkat 3 klasemen sementara. Tentunya meraih peringkat 3 dalam klasemen sementara yaitu raihan yang baik. Apalagi jika melihat raihan RRQ pada MPL Season 3 lalu, yang mempunyai peringkat kurang baik.

Kebangkitan RRQ ini tentu juga terjadi berkat kerja sama antarrekan setim. RRQ yang kini diisi oleh Lemon, R7, Xin, Tuturu, Vyn. Rave, LJ, Laim, AyamJago, serta Billy mampu menonjolkan daya kerja yang baik. Semacam pula dengan regu EVOS Esports yang juga telah melaksanakan perombakan dalam timnya. EVOS Esports sukses memuncaki klasemen sementara dalam minggu keempat MPL Season 4 ini.  ini tentu mengagetkan, karena lazimnya yang akan bertengger di puncak klasemen yaitu regu ONIC Esports.



EVOS Esports yang kini dihuni oleh Oura, Donkey, Vinss, Luminaire, Wann, dan Rekt mampu mengungguli ONIC Esports yang sebelumnya diprediksi akan menjadi jawara di MPL Season 4 ini. Selama turnamen MPL Season 4 bergulir, EVOS Esports baru bersua melawan ONIC Esports pada minggu keempat. Dalam perlombaan di minggu keempat hal yang demikian, telah banyak fans yang menunggu perlombaan antara EVOS dengan ONIC.

Selama perlombaan, EVOS tampil dengan ciamik. Sementara ONIC Esports sebagian kali melaksanakan kekeliruan. Hasil akhir dari perlombaan antara EVOS Esports dengan ONIC Esports yaitu 2-0, dan kemenangan berada di tangan EVOS Esports. Wah, tak mengira ya sobat gamers. Semoga saja di MPL Season 4 ini, RRQ dan EVOS bisa benar-benar bangkit dan kembali menjadi regu unggul.

TOP GAME :
PUBG
MOBILE LEGENDS
ARENA OF VALOR
DOTA 2 

TnC Predator Jadi Tim Kedua yang Berlaga di ESL One Hamburg


Memasuki diawalinya Dota Pro Circuit musim 2019-2020, organizer ESL akan menghadirkan turnamen ESL One Hamburg yang digelar pada tanggal 25-27 Oktober 2019. Diinformasikan dari vpesports.com, turnamen ini diadakan di Barclaycard Ajang, Hamburg Jerman untuk ketiga kalinya dengan hadiah total sebesar $300.000. Setelah Virtus Pro menjadi tim pertama yang menerima direct invite untuk meniru turnamen ini, kemarin giliran TnC Predator yang dipastikan turut berlaga di ESL One Hamburg.


TnC Predator menjadi salah satu tim yang menjalankan pergantian pemain setelah The International 9 dimana Kuku dan eyyou secara sah berpisah beberapa waktu yang lalu. Kekosongan di posisi 3 dan 5 dari TnC Predator kini diisi oleh Damien “kpii” Chok dan Park “March” Tae-won.


March merupakan pemain asal Korea Selatan yang namanya sempat bercahaya di masa keemasan tim MVP Phoenix. Di musim kemarin, March mencoba peruntungan untuk meniru The International 9 bersama Team Jinesbrus melewati kualifikasi Asia Tenggara namun gagal setelah keok dari Mineski. Di musim yang baru, March akan mengisi posisi support sekaligus menjadi kapten dari TnC Predator.

Meski kpii merupakan salah satu pemain asal Australia yang terbilang sukses berkarir di kompetitif Dota 2. Memainkan peran sebagai offlaner, kpii pernah bermain dan meraih banyak prestasi bersama tim Newbee asal China. Dengan umur yang tergolong masih muda, kpii telah mengoleksi pendapatan sebesar $1,562,936.

Dan berikut susunan pemain TnC Predator untuk musim 2019-2020:

Kim "Gabbi" Villafuerte
Armel Paul "Armel" Tabios
Damien "kpii" Chok
Timothy "Tims" Randrup
Taewon "March" Park


Berbeda dengan Tnc Predator, tim pertama yang menerima direct invite merupakan Virtus Pro sampai dikala ini masih belum mengumumkan soal susunan terupdate dari para pemainnya yang belum lama ini ditinggalkan oleh Pavel “9pasha” Khvastunov dan Roman “RAMZES666” Kushnarev.


Dari 12 tim yang berlaga di bulan Oktober nanti, akan diberi alokasi 1 slot bagi tim yang sukses menjadi  jawara di turnamen GG.Bet Hamburg Invitational yang diikuti oleh tim Winstrike, Gambit Esports, Team Singularity, Positive Guys, Hippomaniacs, Old But Gold, Ad Finem dan Fly To Moon. Sejauh ini, tim Winstrike dan Gambit Esports memiliki kans lebih besar dibanding tim lainnya dengan perolehan 2 kemenangan.

Dan dari 7 tim yang menerima direct invite, akan diberi alokasi 4 slot lagi dari penyisihan regional merupakan Eropa, Amerika Utara, China dan Asia Tenggara yang diadakan serentak pada tanggal 27-29 September 2019. Turnamen ESL One Hamburg memperoleh sambutan positif sebagai gelanggang pemanasan sebelum diawalinya Dota Pro Circuit 2019-2020

TOP GAME :
PUBG
MOBILE LEGENDS
ARENA OF VALOR
DOTA 2 

Monday, 16 September 2019

Valve Diprotes Komunitas Dota 2 Karena Midas Mode 2.0


Valve Diprotes Komunitas Dota 2 Karena Midas Mode 2.0 - Anda selaku penggemar Dota 2 tentu telah tahu dengan Midas Mode 2.0 yang ketika ini sedang jadi pembahasan hangat. Salah satu turnamen non-DPC yang paling ditunggu para fans ini sedang menjadi sesuatu yang viral di dunia Dota 2. Turnamen ini akan mengundang tim papan atas yang bakal bertanding dengan aksi luar awam untuk memenangkan laga. Selain itu, gelanggang persaingan ini juga diselenggarakan dengan format yang juga berbeda dari biasanya.1

Dikabarkan dari Esports ID, SirActionSlacks dan Zyori merupakan pencetus dibalik layar turnamen Midas Mode yang telah familiar di dunia Dota 2. Mereka dapat familiar di kalangan komunitas Dota 2 karena mereka telah banyak berkontribusi di turnamen Pro Circuit dan TI. Sudah terbayang kan bagaimana keseruan dan kemeriahan turnamen ini ketika diselenggarakan nanti? Secara pencetusnya saja telah makan asam garam di turnamen Pro Circuit dan The International Dota 2.


Melainkan sayangnya, musim ini gelanggang Midas Mode sedang dilanda info buruk yang kurang nyaman diterima oleh komunitas Dota 2. Sejak bulan Juli 2019, Slacks telah mengumumkan bahwa Midas Mode akan diselenggarakan di tanggal 24 September nanti. Apes, Valve malah menyelenggarakan qualifier Minor dan Major Pro Circuit di tanggal yang berbenturan dengan turnamen ini. Akhirnya, tim yang telah bersedia untuk ikut serta dalam persaingan ini malah urung karena mengutamakan Pro Circuit Dota 2.

Pengaruh hal hal yang demikian, Midas Mode malah sempat diperkirakan gagal diselenggarakan dengan alasan waktu yang berbenturan. Secara, tim besar Dota 2 otomatis akan lebih mengutamakan qualifier Minor dan Major Pro Circuit  untuk eksis di TI10. Melainkan, tak lama setelah info buruk itu tersiur oleh para fans dan komunitas Dota  2, angin segar malah menghampiri. Pasalnya, fans dan komunitas Dota 2 bersimpati atas bentroknya waktu penyelenggaraan Pro Circuit dengan Midas Mode.


Simpati dari para fans dan komunitas Dota 2 ini menyatukan mereka untuk melaksanakan perbuatan satu bunyi dukung Midas Mode. Para simpatisan hal yang demikian memprotes Valve lewat media sosial Twitter dengan posting-an yang mengandung satire. Tujuannya, tak lain semata-mata supaya Valve memberikan ruang supaya Midas Mode tak redup oleh qualifier Pro Circuit Dota 2. Tidak lama berselang setelah protes dilaksanakan, Valve malah membalasnya dengan hangat serta info positif untuk para simpatisan.

Valve mengalah supaya keberlangsungan Midas Mode konsisten eksis, seru dan meriah dengan absensi superstar Dota 2. Akhirnya jadwal DPC malah dikuasai ulang oleh Valve supaya peserta Midas Mode dapat mempersiapkan diri dengan baik di persaingan hal yang demikian. Slacks yang tadinya kecewa karena event-nya nyaris diredupkan oleh Valve malah kembali merasa ceria. Salah satu faktor kemujurannya merupakan kreatifitas Slacks sebagai talent dan host yang menyenangkan bagi komunitas Dota 2.


Dugaan sementara ketika ini, sebagian tim yang lewat Minor dan Major permulaan akan berkontribusi di Midas Mode 2.0. Terlepas dari tujuannya apakah untuk seru-seruan atau untuk serius memenangkan laga, pastinya mereka amat menghibur. Banyak pihak yang berpendapat bahwa persaingan ini memang semestinya diselenggarakan demi melebarnya popularitas Dota 2. Melainkan, tak sedikit yang berpendapat bahwa sebaiknya qualifier Minor dan Major Pro Circuit jangan juga dibelakangi.

Asumsi hal yang demikian sah-sah saja mengingat tak seluruh fans atau komunitas Dota 2 punya pemikiran yang sama. Lalu, bagaimana berdasarkan Anda mengenai Midas Mode dan Pro Circuit ini? Apakah Midas Mode 2.0  memang semestinya diselenggarakan, atau Pro Circuit tak boleh dibelakangi?

TOP GAME :
PUBG
MOBILE LEGENDS
ARENA OF VALOR
DOTA 2 

Sunday, 15 September 2019

Serunya Pertandingan PUBG Mobile IDByte Esports!


Serunya Pertandingan PUBG Mobile IDByte Esports! - IDByte Esports adalah turnamen yang diselenggarakan oleh BUBU.COM. Turnamen yang digagas oleh perusahaan komputerisasi Indonesia ini disupport oleh Kemenpora dan Kominfo. Tidak hanya Kemenpora dan Kominfo, pihak Tencent juga menyokong terselenggaranya turnamen IDByte ini.

BUBU.COM akan mengusung tema Gaming for Change untuk turnamen PUBG Mobile yang diselenggarakannya. Dilansir dari liputan6.com, pemilihan game esports PUBG Mobile memang didasari oleh popularitas PUBG Mobile di Indonesia ataupun global yang meningkat secara cepat. Game ciptaan Tencent tersebut sukses menjadi game esports yang digandrungi oleh anak muda sampai dewasa di Indonesia.



Gelaran turnamen IDByte ini ternyata tidak hanya diperuntukkan bagi tim PUBG Mobile laki-laki saja. Tapi, juga memberikan kans bagi tim PUBG Mobile wanita untuk memperlihatkan keahliannya dalam memainkan game ciptaan Tencent ini.

Apabila diperhatikan dari tahun ke tahun, peminat game di Indonesia terus meningkat. Malahan, pemain game aktif di Indonesia menempuh angka 43,7 juta orang. Tentunya untuk persentase pemain game laki-laki lebih banyak daripada wanita, adalah 56 persen untuk laki-laki dan 44 persen untuk wanita.



Turnamen IDByte yang terselenggara kemarin, ternyata membuat tim dari ONIC Esports, adalah ONIC Ladies bertengger di puncak klasemen. ONIC Ladies yang tampil konsisten semenjak permulaan laga pertama sampai ketiga memang tidak meraih Chicken Dinner.

Dalam laga tersebut, tim ONIC Ladies yang digawangi oleh Meutia Maharani cs ini sukses menerima 28 kill dengan total skor sampai 78 skor. Hakekatnya, raihan skor yang diperoleh oleh ONIC Ladies ini hanya terpaut 3 skor dari peringkat 2 di turnamen IDByte tersebut, adalah Nara Pixes.

Mendiskusikan mengenai Nara Pixes, tentu kita akan memberikan kebanggaan untuk penampilan memukaunya. Ketika laga di map Erangel, Mery yang adalah roster dari Nara Pixes sukses mengatasi empat pemain ONIC Ladies. Penampilan Nara Pixies yang mengagumkan tersebut sukses membawa tim mereka meraih Chicken Dinner. Pada laga tersebut, Nara Pixies sanggup mengumpulkan 43 skor.


Serunya Pertandingan PUBG Mobile IDByte Esports! - Di lain sisi, pada laga kedua IDByte, Belletron Elite sukses meraih Chicken Dinner. Lomba IDByte ini menjadi debut pertama Belletron Elite yang adalah side team dari Belletron milik BTR Esports. Belletron Elite sukses mengatasi konfrontasi yang dikerjakan oleh tim Louvre Angels. Sementara itu, tim Louvre Angels yang sukses dituntaskan oleh Belletron Elite hanya sanggup menyisakan 2 pemain saja.

Ketika bertanding di map PUBG Mobile Miramar, Belletron Elite sukses mengumpulkan 48 skor. Mereka bahkan mengakhiri laga kedua tersebut dengan total raihan skor menempuh 70 skor. Berikutnya, dalam laga ketiga IDByte, Supplybang Proclaz sukses masuk ke posisi 5 klasemen sementara. Lomba IDByte tersebut memang cukup menarik untuk disimak ya sobat gamers. Tim PUBG Mobile wanita Nara Esports, Nara Pixies, sukses menjuarai turnamen BUBU Esports Tournament (B.E.S.T) 2019 klasifikasi wanita.

TOP GAME :
PUBG
MOBILE LEGENDS
ARENA OF VALOR
DOTA 2 

Saturday, 14 September 2019

Kemenangan ONIC dan EVOS di Minggu Keempat!


Kemenangan ONIC dan EVOS di Minggu Keempat! - Jumat, 13 September 2019 menjadi hari pertama perlombaan MPL Season 4 pada minggu keempat yang mempertemukan antara ONIC Esports vs Geek Fam ID. Adapula perlombaan yang menemukan EVOS Esports vs Bigetron Esports.

Pada ajang MPL Season 4 di minggu keempat ini, Geek Fam yang berlomba melawan ONIC Esports bermain pada jam pertama yakni jam 19.00 WIB dan pada perlombaan kedua antara EVOS Esports melawan Bigetron Esports dilangsungkan pada jam 20.45.


Setelah sempat terperosok pada minggu ketiga lalu, kedua tim ONIC Esports dan EVOS Esports mulai bangkit dari tidurnya dan mulai menunjukan kehebatannya lagi. Ternyata pada perlombaan pertama di minggu keempat ini, ONIC Esports dan EVOS Esports cakap mendapatkan poin penuh.

Skor penuh tersebut mereka peroleh sesudah menaklukkan lawannya masing-masing. Pada perlombaan pertama, ONIC Esports berhasil memenangkan perlombaan dengan mendapatkan poin penuh dengan poin 2-0. Sementara pada perlombaan kedua yang mempertemukan antara tim EVOS Esports melawan Bigetron Esports, EVOS Esports berhasil mendapatkan poin penuh dengan poin 2-0.


Pada perlombaan pertama yang mempertemukan ONIC vs Geek Fam, ONIC bermain dengan sabar dan lebih terampil melakukan tarik ulur war, sehingga tim Geek Fam ID tersulut dengan jebakan ONIC Esports. Lalu, pada perlombaan kedua yang mempertemukan antara EVOS vs Bigetron, di match ke-2 EVOS cakap membalikkan keadaan sesudah pada early game sempat ditekan oleh Bigetron dan pada akibatnya cakap memenangkan perlombaan.

Kemenangan yang dialami oleh ONIC dan EVOS ini tentu mengingatkan kita akan kata-kata dari Udil di minggu lalu, yakni “di minggu kedua ONIC memang sengaja turun dari langit ke bumi untuk mengawasi para pemain yang ada di bumi.” Nampaknya, kalimat yang dilontarkan oleh Udil tersebut ada benarnya.

Pasalnya, di minggu ketiga dan keempat ini ONIC Esports mencoba untuk bangkit lagi dari keterpurukan di minggu sebelumnya. Tim yang diisi oleh Drian, Udil, Psychoo, SaSa, serta Trust ini ingin menggambarkan bahwa ONIC Esports masih mesti untuk disebut sebagai tim monster.




Bangkitnya sebuah tim, juga dialami oleh EVOS Esports. Sempat kalah melawan Aura Esports di minggu lalu, kini EVOS Esports menunjukkan kecakapannya dan berhasil memenangkan perlombaan. Tim yang digawangi oleh Donkey, Rekt, Oura, Luminaire, hingga Wann ini kembali menjadi tim yang solid dengan kemistri baik, sehingga dapat memenangkan perlombaan.

Nah, kedua tim yakni ONIC Esports dan EVOS Esports memang mulai bangkit lagi di awal minggu keempat ini. Lalu, keduanya akan berjumpa dalam perlombaan di minggu keempat ini. Tentunya perlombaan yang akan dilakukan oleh ONIC Esports dan juga EVOS Esports akan menjadi ajang pembuktian, siapakah yang paling kuat di antara keduanya, dan bersiap menyabet julukan tim terbaik di Indonesia. Pasalnya, kedua tim inilah yang mendonasikan sebagian pemainnya untuk masuk ke squad timnas Mobile Legends: Bang Bang Indonesia untuk berlomba di ajang SEA Games 2019 di Manila, Filipina.

TOP GAME :
PUBG
MOBILE LEGENDS
ARENA OF VALOR
DOTA 2